top of page

Temulawak

e73d19752de9ea25f3c00f49fe146f82.jpg

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan salah satu jenis tumbuhan dari keluarga Zingiberaceae. Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan herba yang batang pohonnya berbentuk batang semu dan tingginya dapat mencapai 2m. Selain itu, ciri-ciri tanaman temulawak yang lainnya antara lain:

  • Memiliki batang semu, yang tingginya lebih dari 1 meter akan tetapi tidak sampai 2 meter.

  • Batang semu adalah bagian dari pelepah daun yang mana tegak, saling bertumpang tindih, berwarna hijau atau coklat gelap.

  • Rimpangnya  sempurna, ukuranya besar, bercabang-cabang (kuat), warnanya coklat agak meraj, kuning tua atau warnanya hijau gelap.

  • Setiap tunas dari rimpang membuat daun 2 – 9 helai dengan wujud bundar memanjang hingga bangun lanset, warna daun hijau atau coklat keunguan jelas hingga gelap, panjang daun 31 cm – 84 cm serta lebar 10 cm – 18 cm, panjang tangkai daun terhitung helaian 43 cm – 80 cm, pada tiap-tiap helaian dikaitkan dengan pelepah serta tangkai daun agak panjang.

  • Bunganya berwarna kuning tua, berupa unik serta bergerombol yaitu perbungaan lateral.
    tangkai ramping serta sisik berupa garis, panjang tangkai 9cm – 23cm serta lebar 4cm – 6cm, berdaun pelindung banyak yang panjangnya melebihi atau sepadan dengan mahkota bunga.

  • Kelopak bunga warnanya putih berbulu, panjang 8mm – 13mm, mahkota bunga berupa tabung dengan panjang total 4. 5cm, helaian bunga berupa bundar memanjang berwarna putih dengan ujung yang berwarna merah dadu atau merah, panjang 1. 25cm – 2cm serta lebar 1cm, sedang daging rimpangnya berwarna jingga tua atau kecokelatan, beraroma tajam yang menyengat serta terasa pahit.

 

Manfaat Temulawak antara lain sebgai berikut.

  1. Mengatasi masalah pada sistem pencernaan
    Manfaat temulawak yang pertama adalah merangsang produksi cairan empedu di kantung empedu. Tentu saja hal ini membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh. Tidak hanya itu, menurut para ahli, temulawak juga bermanfaat untuk mengatasi perut yang kembung, membantu pencernaan yang tidak lancar, dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah studi yang  dipublikasikan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology meminta pasien yang mengalami peradangan usus untuk mengonsumsi temulawak setiap harinya. Hasilnya, kelompok pasien tersebut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kelompok pasien yang tidak mengonsumsi temulawak.

  2. Mengatasi osteorthritis
    Manfaat temulawak lainnya yaitu membantu pasien yang mengalami osteoarthritis. Osteoarthritis adalah peradangan yang terjadi pada persendian, di mana sendi-sendi menjadi terasa sakit dan kaku. Hal ini juga dibuktikan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa efek temulawak hampir sama seperti efek ibuprofen (obat penghilang rasa sakit) yang diberikan pada pasien osteoarthritis.

  3. Mencegah serta membantu pengobatan kanker
    Walaupun masih sangat sedikit penelitian yang tersedia terkait manfaat temulawak dengan pengobatan kanker, namun beberapa ahli percaya temulawak dapat berguna untuk membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus. Manfaat temulawak ini didukung dengan sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2001, yang menyatakan bahwa temulawak dapat menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa bahan-bahan herbal mungkin bisa membantu menghentikan pertumbuhan kanker akibat zat antioksidan yang terkandung di dalam obat herbal, termasuk temulawak.

  4. Manfaat temulawak lainnya
    Ahli medis menyebutkan, temulawak juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi sakit maag, diabetes, penyakit infeksi virus dan bakteri, serta arterosklerosis. Walaupun begitu, penelitian lebih lanjut tentang manfaat temulawak harus terus dilakukan. 

  5. Obat penyembuhan hepatitis
    Siapkan 2 jari temulawak, lalu cuci dan kupas. Iris dan rebus dengan ½ liter air dan tambahkan sedikit gula aren. Rebus hingga airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini dua kali sehari.

  6. Meredakan derita asma
    Siapkan ½ rimpang temulawak, kemudian cuci bersih. Kupas dan iris temulawak. Rebus dengan 5 gelas air dan campurkan gula aren secukupnya. Rebus hingga airnya tinggal setengah. Larutan herbal ini diminum tiga kali sehari.

  7. Pengobatan untuk sakit ginjal
    Temulawak dicuci bersih dan dikupas. Siapkan 4 gelas air lalu rebuslah temulawak dengan segenggam daun kumis kucing dan segenggam daun meniran. Rebus sampai airnya tersisa setengah. Rebusan ini diminum sebanyak tiga kali sehari.

  8. Menyembuhkan bisul
    Temulawak yang sudah dicuci bersih, lalu dikupas. Rebus temulawak dengan 2 gelas air dan sedikit gula aren. Rebuh hingga airnya setengah lalu angkat. Tambahkan seibu jari asam jawa. Tunggu agak dingin, kemudian disaring dan diminum sekaligus.

  9. Temulawak juga efektif mengatasi mual terutama morning sickness
    Temulawak juga efektif untuk mengatasi morning sickness yang terjadi pada ibu hamil serta rasa mual.

bottom of page